Pemprov Kucurkan Rp 2,4 M Untuk Pembangunan USB SMKN 1 Leuwimunding

http://www.gragepolitan.com/pemprov-kucurkan-rp-24-m-untuk-pembangunan-usb-smkn-1-leuwi-munding/

MAJALENGKA, (Grapol) –Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Leuwi Munding Kab Majalengka menjadi salah satu penerima bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tahun 2017. Nilai bantuan Rp 2.404.182,000 yang bersumber dari APBN 2017 dengan pelaksanaan pembanangunan secara swakelola.
Kepala SMKN 1 Leuwimunding, H Tatang, menyebutkan, selama ini angka partisipasi pendidikan untuk sekolah menengah diakuinya masih belum memuaskan. Selain itu pemerataan pendidikan didaerah menjadi pertimbangannya sehingga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memacu pengembangan pembangunan USB SMK.
“Salah satu tujuannya untuk meningkatkan  jumlah kursi sekolah atau daya tampung peserta didik. Di mana dengan terwujudnya dukungan, perhatian dan kerjasama yang baik dari pemerintah Kab Majalengka serta Dinas Pendidikan Jabar sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing pihak, diharapkan realisasi pembangunan USB berjalan sesuai juklak dan juknisnya. Sehingga masyarakat khususnya peserta didik akan mendapat manfaatnya,” paparnya, Rabu (8/11/2017).
Ia menyebutkan, tujuan pembangunan USB di SMKN 1 Leuwimunding, mendukung program peningkatan akses, ketersediaan, jeterjangkauan, dan pemerataan kesempatan belajar di SMK. Disamping itu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SMK .
Sementara itu, Wakasek Bidang Sarpras SMKN 1 Leuwimunding,  Enceng Sukandar, mengatakan, untukt menjadi SMK yang mampu menghasilkan calon tenaga kerja sebagaimana diharapkan, dalam penyelenggaraan pendidikan salah satunya yakni sarpras yang memadai dalam jenis dan jumlah sesuai dengan tuntutan kompetensi dan kurikulum.
“Dengan telah diterimanya bantuan pembangunan USB ini, sarpras SMK kami jadi lebih representatif dan dapat menampung sejumlah siswa yang ada yakni 600 siswa,” tuturnya.
Pihaknya merasa senang dan sangat berterimakasi kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan pembangunan USB di SMKN 1 Leuwimunding.(Nano/Grapol)

MANFAATKAN MASA MUDAMU SEBAIK MUNGKIN TANPA MENGGUNAKAN NARKOBA



Dunia informasi dan telekomunikasi yang canggih telah membuat sebagian generasi muda kita terombang-ambing dalam berbagai arus globalisasi pemikiran dan kemaksiatan. Karena kemajuan informasi dan telekomunikasi tersebut tidak dibarengi dengan kemajuan pemahaman keagamaan dan pendidikan moral. Sehingga nilai-nilai negatif dari arus globalisasi sangat mudah menenggelamkan generasi muda ke dalam lautan kesesatan dan kemasiatan yang tidak bertepi. Para penjaja kesesatan dan kemaksiatan menawarkan dagangan mereka melalui berbagai media informasi dan telekomunikasi. Banyak generasi muda kita yang tergiur dan tertipu dengan slogan-slogan pedagang kesesatan dan kemasiatan tersebut. Tanpa disadari mereka telah terjerumus kedalam berbagai lembah kehinaan dan kenistaan. Ada bermacam lembah terjal dalam dunia generasi muda saat ini, diantaranya:
  1. Lembah sex bebas dan pergaulan bebas sejenis seperti lesbian dan homosex.
  2. Lembah narkoba dan obat-obat terlarang sejenis.
  3. Lembah kekerasan dan pelanggaran moral sejenis.
  4. Lembah pemikiran sesat seperti terorisme, skulerisme, liberalisme dan kesesatan sejenis
Pendek kata genarasi muda saat ini harus waspada dengan dua bahaya; bahaya syahawat dan bahaya syubuhat.

Bhabinkamtibmas Hadiri Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah SMK Negeri 1 Leuwimunding

Hasil gambar untuk Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah SMK Negeri 1 Leuwimunding
Polres Majalengka, Pihak Sekolah SMK Negeri 1 Leuwimunding hari ini dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah SMK Negeri 1 Leuwimunding yang berada di wilayah Desa Parungjaya Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka, Rabu (20/09/2017) Pagi.
Dalam acara kegiatan tersebut dilakukan peletakan batu pertama dihadiri oleh Camat Leuwimunding, Danramil Leuwimunding, Bhabinkamtibmas Polsek Leuwimunding Polres Majalengka Bripka Rasidi, perwakilan guru dari sekolah SMK Negeri 1 Leuwimunding serta dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di lingkungan Desa Parungjaya.
Bripka Rasidi selaku Bhabinkamtibmas Polsek Leuwimunding Polres Majalengka saat berbaur dengan masyarakat yang hadir mengajak menciptakan suasana aman terutama di lingkungan tempat tinggal masing- masing, serta selalu menjaga kekompakan agar Kamtibmas tetap terjaga dengan baik, Ucap Bripka Rasidi.
“Harapannya, semangat membangun ini mari sama-sama di realisasikan dengan bahu-membahu ikut membantu demi kelancaran pembangunan sekolah, demi mencerdaskan generasi masa mendatang, pungkas Bripka Rasidi.

SMK Negeri 1 Leuwimunding Perlu Relokasi

MAJALENGKA, CA – Sekolah yang letaknya berada tepat di depan Kantor Kecamatan Leuwimunding ini sudah berjalan selama 4 tahun. Dari tahun ke tahun jumlah siswanya bertambah pesat. Hingga saat ini sudah berjumlah 532 siswa yang terbagi ke dalam 4 jurusan, yaitu TKR (Tekhnik Kendaraan Ringan), PKJ, RPL dan Akuntansi.
Sekolah ini satu-satunya sekolah menengah kejuruan yang ada di UPTD Pendidikan Kecamatan Leuwimunding. Namun lokasinya masih berdiri di lahan bengkok milik desa setempat yaitu desa Leuwimunding. Dan bangunan ini adalah bekas SMPN 1 Leuwimunding dulu sebelum direlokasi ke sebelah utara. Maka untuk status kepemilikan sekolah dan untuk mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar, benar-benar diperlukan relokasi atau pindah lokasi. Seperti yang dituturkan H. TATANG S.Ag, MM, selaku kepala sekolah kepada CA.
“Sekolah ini sudah berjalan selama 4 tahun. Memiliki 532 siswa yang terbagi ke dalam 4 jurusan. Namun sekolah ini masih berdiri di atas lahan bengkok milik desa Leuwimunding. Yang dulunya bangunan ini adalah bekas SMPN 1 Leuwimunding, sebelum direlokasi ke sebelah utara”. Ungkapnya.(08/02)
“Dengan setatus kepemilikan lahan seperti ini dan luas segini, kami pihak sekolah hanya bisa menggunakan dan memanfaatkan bangunan seadanya. Dan ini memang jelas-jelas kurang dari jumlah ruang bangunan yang kami butuhkan”. Tambahnya.
Memang kondisinya sungguh mengkhawatirkan, disamping bangunannya yang sudah berumur. Juga jumlahnya yang sudah tidak sesuai lagi dengan kapasitas yang dibutuhkan. Ruang guru yang masih berdesak-desakan, ruang tata usaha yang kurang layak, bengkel praktek dan ruang laboratorium yang masih jauh dari harapan. Menjadikan satu kesimpulan bahwa sekolah ini sudah saatnya mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk dilakukan relokasi.
“Usia bangunan yang sudah tua, serta lahan yang sempit dan kurangnya jumlah ruangan seperti yang kita lihat. Kami pihak sekolah sangat mengharapkan perhatian yang serius dari pemerintah untuk secepatnya melakukan relokasi”. H. TATANG S.Ag, M.M, berharap penuh.
Semoga lewat pemberitaan ini, semua harapan dapat tersampaikan. Dan semoga secepatnya terealisasikan. Demi keberhasilan pendidikan.
(CA Andri).

LOGO BARU

LOGO BARU 
SMK NEGERI LEUWIMUNDING






Kompetensi Keahlian 

Teknik Kendaraan Ringan (TKR)

Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)

Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Akuntansi (AK)



Kunjungan Industri SMKN I Leuwimunding Majalengka

Rabu 19/03/2014 UPT Puskom Universitas Negeri Yogyakarta mendapat kunjungan industri siswa dan siswi dari SMKN I Panyingkiran Kelas Leuwimunding Majalengka Jawa Barat.
Berhubung para pimpinan UPT Puskom sedang tidak berada ditempat maka acara penyambutan pun diwakili oleh Rusnandar, A.Md. selaku Tim Programmer dan berlangsung di ruang data center UNY yang berada di gedung LPPMP lantai 4.

Rombongan yang berjumlah 50-an anak berasal dari jurusan RPL dan TKJ disekolahnya serta ditemani juga oleh beberapa guru dan kepala sekolah.
Untuk mengefektifkan waktu maka rombongan pun dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok bersama Arif Kurniawan, ST. di dalam ruang data center untuk mendengarkan penjelasan secara singkat berkaitan dengan server dan jaringan, sedangkan kelompok yang lain berada di luar ruang data center bersama Rusnandar, A.Md dan Harun Noviar, A.Md mengikuti penjelasan seputar macam-macam aplikasi yang digunakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta. Selanjutnya secara bergantian masing-masing kelompok mengikuti penjelasan yang sama.

Acara kunjungan pun berlangsung dengan santai namun diharapkan dapat menghasilkan tambahan pengetahuan secara nyata pemanfaatan teknologi informasi maupun jaringan yang berada di kampus Universitas Negeri Yogyakarta ini.
SMKN I Panyingkiran ini merupakan kelas tambahan dari SMKN I Majalengka yang berada cukup jauh dari wilayah perkotaan. Hal ini disampaikan oleh H. Tanto Qustantowi, M.Pd selaku kepala sekolah. Merupakan kelas baru yang baru memiliki siswa dan siswi untuk tingkat kelas I dan II atau kelas X dan XI.

Kurang lebih satu jam kegiatan kunjungan industri ini pun berakhir dan ditutup dengan acara pemberian kenang-kenangan dari Rombongan SMKN I Leuwimunding kepada UPT Puskom UNY maupun sebaliknya